Showing posts with label Poems. Show all posts
Showing posts with label Poems. Show all posts

11.04.2012

?


Bagaimana bisa kalimat itu kau muntahkan dari otakmu?
Apa yang membuat amygdala mu terganggu?
Rindu?
Atau cinta yang terbelenggu?

Sudah sudah...


Tak usah kau pikirkan lagi dia

Memikirnya hanya akan membuat sakit kardia
 
Bahkan setiap sel otak yang kau jejali memori tentangnya
semua percuma

Sudah sudah...

Tak usahlah kau berduka

Aku di sini siap sedia
Akan kutampung segala rahasia


*ditodong temen yang minta dibuatin puisi,
karena dia susah move on ya beginilah jadinya..hehe
plenty of fish in the sea, dear
sabar yak ;)* 

11.03.2012

Euforia Pagi


Ada yang berbeda pagi ini
Udara terasa sejuk
seperti rasa pasta gigi
Angin pun bertiup lembut,
wangi stroberi

Bertelanjang kaki
Kutapaki bumi dalam sepi
Biar ia rasakan aroma kakiku ini

Dari jauh bisa kudengar tawa riang
burung merpati
Yang sedang bercanda bersama sejuta peri
Biar saja ...
Aku ingin menemui matahari
Harus kutitipkan salam ini sebelum pergi

:

Selamat pagi jantung hati
Mengenal engkau
Membuatku gila seperti candu ekstasi

10.23.2012

Kusimpan rindu ini dalam-dalam,
kukubur di dasar lautan seperti kapal karam
Kusimpan rindu ini rapat-rapat,
agar tak terkena hujan lalu berkarat

Tapi rindu ini sia-sia

Hanya berat di bahuku saja
Apa perlu rindu ini kubakar saja?
hingga asapnya memenuhi udara
Lalu kau hirup sampai paru-parumu berjelaga

10.07.2012

Dialah penawar rindu.
Sebut saja hujan di hari minggu.

10.05.2012

Di ujung rindu

Di balik butiran-butiran air yang jatuh dari angkasa, 
kusisipkan nama kita dalam doa. 
Hei kamu yang di sana,
semoga besok kita berjumpa :)

9.30.2012

Selamat hari Minggu, Kamu

Sebelum kenal kamu 
Aku lebih suka kelabu 
Tetapi semenjak kamu berseliweran di kepalaku
Aku lebih suka merah jambu 

Udara yang kuhirup bercampur aroma tubuhmu 
Sesak memenuhi paru-paru 
Burung-burung pun lebih berkicau merdu 
Kata orang ini rindu 
Hihihi... Aku tersipu malu 

Hei kamu 
Apa yang kamu lakukan di hari Minggu 
Aku di sini memikirkanmu

Pintu yang Menunggu

Pintu ini terkunci. Lama
Menunggu seorang pemuda tegap untuk membukanya 
Pintu ini tak pernah bosan menanti 
Ia terus memandangi orang-orang yang hilir mudik berlari
atau jalan tergesa-gesa mencari pintunya yang sejati

Entah berapa juta detik yang dilalui pintu ini 
Sudah ada yang mencoba untuk membukanya 
Ah, tapi pintu ini tetap terkunci 
Maaf pemuda, pintumu bukan yang ini!

Hingga suatu hari, 
pintu ini melihat pemuda tegap yang ia dambakan 
Pemuda berwajah teduh yang tampan 
Paras yang selalu ia nantikan

Dua puluh langkah lagi
Tidak! tidak! sepuluh langkah lagi kurasa ia akan mendekat
Dan tiba-tiba ia berhenti
Ada apa?
Oh, sepertinya ia tersesat

Lalu tiba-tiba datang dua malaikat
Menggiring pemuda tegap menuju pintu ini
Tenang, membukanya kau tak perlu buru-buru
Tapi juga jangan terlalu lama

Kamu perlu tahu, wahai pemuda
Ada sebuah pendiangan dibalik pintu ini
Pendiangan yang sudah dinyalakan api
Api ini bisa mati
Bisa juga berkobar hingga melahap semua menjadi abu
Termasuk pintu ini
Tetapi, api itu berusaha menyala kecil
Api yang menghangatkan dan menghidupi

Hei pemuda yang tegap berdiri
Aku yakin kaulah pemegang kunci


Aku yang ditemani Jason Mraz bernyanyi
"I won't give up on us, Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up"